Selasa, 27 Agustus 2019

genie surprise 01

Selasa, 29 September 2015

Heboh! NASA Temukan Air di Mars

Metrotvnews.com: Sebuah penemuan besar baru saja diumumkan NASA. Badan antariksa Amerika Serikat tersebut menyatakan, mereka menemukan air di Mars. Air tersebut ditemukan ketika ilmuwan NASA sedang meneliti formasi endapan garam yang berada di sebuah bukit di pengunungan di Mars. Belakangan diketahui bahwa endapan garam tersebut merupakan bukti adanya air di Mars.

Endapan garam tersebut ditemukan peneliti bernama Lujendra Ojha pada tahun 2010. Sejak saat itu, Ohja dan timnya terus meneliti asal muasal dari formasi endapan garam yang bentuknya selalu berubah setiap kali Mars berganti musim.

Dalam penelitiannya, Ohja akhirnya menemukan bahwa endapan tersebut merupakan hasil dari penguapan air di Mars. Ohja pun mempresentasikan teorinya yang bernama ・smoking gun validation・ sebagai bukti bahwa Mars memiliki air.



Jika Mars memiliki air, mengapa NASA dan para penelitinya baru menemukannya tersebut sekarang? Ternyata hal tersebut karena kemampuan peralatan yang terbatas. Untuk meneliti adanya air, NASA menggunakan alat bernama CRISM yang terpasang di satelit Mars Reconnaisance Orbiter.

Sayangnya, karena jaraknya sangat jauh dengan Bumi, alat tersebut hanya bisa dioperasikan setiap pukul 3.00 sore waktu Mars. Waktu tersebut adalah waktu yang sangat tak tepat karena Mars dalam kondisi terkeringnya, sehingga air diperkirakan telah menguap.

Meskipun demikian, jejak kimiawi dari proses penguapan air di Mars masih bisa dilacak, dan ternyata endapan garam tersebutlah yang merupakan bukti keberadaan air di Mars. Dalam penelitiannya, Ohja juga menemukan bahwa endapan garam tersebut mengandung molekul air di dalamnya, sehingga bukti bahwa air ada di Mars semakin nyata.



Keberadaan air di Mars sangatlah penting bila manusia ingin membuat koloni di planet merah tersebut. Dengan ditemukannya bukti ini, diharapkan ke depannya manusia Bumi akan dapat menghuni Mars dalam waktu yang tidak terlalu jauh. (Wired)
ABE

Selasa, 03 April 2012

Steve Jobs Bos Apple Computer

tahun 1976, bersama rekannya Steve Wozniak, Jobs yang baru berusia 21 tahun mulai mendirikan Apple Computer.Co di garasi milik keluarganya. dengan susah payah mengumpulkan modal yang diperoleh dengan menjual barang" mereka yang paling berharga, usaha itu pun dimulai. komputer pertama mereka, Apple 1 berhasil mereka jual sebanyak 50 unit kepada sebuah toko lokal. dalam beberapa tahun, usaha mereka cukup berkembang pesat sehingga tahun 1983, Jobs menggaet John Sculley dari Pepsi Cola untuk memimpin perusahaan itu. sampai sejauh itu, Apple Computer menuai kesuksesan dan makin menancapkan pengaruhnya dalam industri komputer terlebih dengan diluncurkannya Macintosh. namun, pada tahun 1985, setelah konflik dengan Sculley, perusahaan memutuskan memberhentikan pendiri mereka, yaitu Steve Jobs sendiri.

setelah menjual sahamnya, Jobs yang mengalami kesedihan luar biasa banyak menghabiskan waktu dengan bersepeda dan berpergian ke Eropa. namun, tak lama setelah itu, pemecatan tersebut rupanya justru membawa semangat baru bagi dirinya. ia pun memulai usaha baru yaitu perusahaan komputer NeXT dan perusahaan animasi Pixar. NeXT yang sebenarnya sangat maju dalam hal teknologinya ternyata tidak membawa hasil yang baik secara komersil. akan tetapi, Pixar adalah sebuah kisah sukses lain berkat tangan dinginnya. melalui Pixar, Jobs membawa trend baru dalam dunia film animasi seiring dengan diluncurkannya film produksinya Toy Story dan selanjutnya Finding Nemo dan The Incredibles.


sepeninggal Jobs dan semakin kuatnya dominasi IBM dan microsoft membuat Apple kalah bersaing dan nyaris terpuruk. maka, tahun 1997, Jobs dipanggil kembali untuk mengisi posisi pimpinan sementara. dengan mengaplikasi teknoligi yang dirancang di NeXT, kali ini Apple kembali bangkit dengan berbagai produk berteknologi maju macam MacOS X, IMac dan salah satu yang fenomenal yaitu iPod.

kisah sukses Steve Jobs mengajarkan kepada kita bahwa tidak ada kesuksesan yang instan. penolakan dan kegagalan seringkali mewarnai perjalanan hidup kita, tapi jangan biarkan semua itu membuat kita berhenti.

JOANNE KATHLEEN ROWLING si penulis novel Harry Potter

sejak kecil, Rowling memang sudah memiliki kegemaran menulis. bahkan di usia 6 tahun, ia sudah mengarang sebuah cerita berjudul Rabbit. ia juga memiliki kegemaran tanpa malu-malu menunjukan karyanya kepada teman-teman dan orangtuanya. kebiasaan ini terus dipelihara hingga ia dewasa. daya imajinasi yang tinggi itu pula yang kemudian melambungkan namanya di dunia.

akan tetapi, dalam kehidupan nyata, Rowling seperti tak henti disera masalah. keadaan yang miskin, yang bahkan membuat ia masuk dalam kategori pihak yang berhak memperoleh santunan orang miskin dari pemerintah Inggris, itu masih ia alami ketika Rowling menulis seri Harry Potter yang pertama. ditambah dengan perceraian yang ia alami, kondisi yang serba sulit itu justru semakin memacu dirinya untuk segera menulis dan menuntaskan kisah penyihir cilik bernama Harry Potter yang idenya ia dapat saat sedang berada dalam sebuah kereta api. tahun 1995, dengan susah payah, karena tak memiliki uang untuk memfotocopy naskahnya, Rowling terpaksa menyalin naskahnya itu dengan mengetik ulang menggunakan sebuah mesin ketik manual.

naskah yang akhirnya selesai dengan perjuangan susah payah itu tidak lantas langsung diterima dan meledak di pasaran. berbagai penolakan dari pihak penerbit harus ia alami terlebih dahulu. diantaranya, adalah karena semula ia mengirim naskah dengan memakai nama aslinya, Joanne Rowling. pandangan meremehkan penulis wanita yang masih kuat membelenggu para penerbit dan kalangan perbukuan menyebabkan ia menyiasati dengan menyamarkan namanya menjadi JK Rowling. memakai dua huruf konsonan dengan harapan ia akan sama sukses dengan penulis cerita anak favoritnya CS Lewis.

akhirnya keberhasilan pun tiba. Harry Potter luar biasa meledak dipasaran. semua itu tentu saja adalah hasil dari sikap pantang menyerah dan kerja keras yang luar biasa. tak ada kesukdedan yang dibayar dengan harga murah.